we are move to our new home
http://babibu.eamca.com
feel free to explore

Wednesday, April 28, 2010

Culinary : Nasi Krawu

Rabu, 28 April 2010; 08.50 WIB; IF105

Berniat kuliah Agama di Geomatika setelah kuliah Algoritma dan Struktur Data jadi dibatalkan karena luwe. J-1 dan Warkit jadi target pertama kita bertiga; Ivan Ahmed Giovanni, Muhammad Iqbal dan tentu saja yang nulis ini. Terceletuk sebuah kalimat dari Ivan Ahmed Giovanni sebagai menu sarapan kali ini, Nasi Krawu.

...


Tanpa babibu, Kota Gresik jadi tujuan perjalanan mencari sarapan kali ini. Kurang lebih satu jam perjalanan,  Kota Gresik ada di depan mata, first impression : gak kalah panas ma Surabaya


Keramaian di Gresik gak seberapa berpengaruh dalam perjalanan. 09.55 WIB Nasi Krawu Ibu Ria siap di gruduk. Tanpa babibu Nasi Krawu sudah siap di hajar, first impression : bumbunya kurang berasa. Dua belas ribu rupiah tidak terlalu sia-sia untuk sarapan pagi itu.


Selesai makan sambil ngobrolin seputar Gresik dan beberapa hal yang tidak terlalu penting untuk di obrolkan, SMA Negri 1 Gresik menjadi kunjungan berikutnya dari hasil pembicaraan sebelumnya.


Nongkrong di kantin, take a tour, jadi agenda acara di SMA Negri 1 Gresik dipandu salah satu alumni smagres yang bejo lulus tahun 2009 kemarin, Ivan Ahmed Giovanni.

11.01 tour de gresik di akhiri dengan menuju ke arah Gerbang Tol Surabaya-Gresik dengan kondisi freon AC yang kurang bersahabat.

Monday, April 26, 2010

Snacks in A Time Line

Toast
(2nd Semester till drop)
Sampiyon : Roti Bakar Bandung


Cereal
(2nd half-semester)
First Man : Koko Krunch
Runner Up : Milo Cereal


Sari Roti
(1st Semester)
Champion : White Bread
* plus chocolate jam


Beng Beng
(11th Grade - 12th Grade)
Best of The Best : Beng Beng Chocolate
Runner Up : Beng Beng Hazelnut

Saturday, April 24, 2010

You got a Fever?

"4 liters of Pocari Sweat in a night,
make you much more better..."

Friday, April 23, 2010

Allah

Konsep Islam teologikal fundamental ialah tauhid-kepercayaan bahwa hanya ada satu Tuhan. Istilah Arab untuk Tuhan ialah Allāh; kebanyakan ilmuwan percaya kata Allah didapat dari penyingkatan dari kata al- (si) dan ʾilāh ' (dewa, bentuk maskulin), bermaksud "Tuhan" (al-ilāh '), tetapi yang lain menjejakkan asal usulnya dari Arami Alāhā. Kata Allah juga adalah kata yang digunakan oleh orang Kristen (Nasrani) dan Yahudi Arab sebagai terjemahan dari ho theos dari Perjanjian Baru dan Septuaginta. Yang pertama dari Lima Rukun Islam, tauhid dituangkan dalam syahadat (pengakuan), yaitu bersaksi:
لا إله إلا الله محمد رسول الله
Tiada Tuhan Melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan Allah
Konsep tauhid ini dituangkan dengan jelas dan sederhana pada Surah Al-Ikhlas yang terjemahannya adalah:
  1. Katakanlah: "Dia-lah Allah (Tuhan), Yang Maha Esa,
  2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu,
  3. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,
  4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."
Nama "Allah" tidak memiliki bentuk jamak dan tidak diasosiasikan dengan jenis kelamin tertentu. Dalam Islam sebagaimana disampaikan dalam al-Qur'an dikatakan:
"(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat". (Asy-Syu'ara'[42]:11)
Allah adalah Nama Tuhan (ilah) dan satu-satunya Tuhan sebagaimana perkenalan-Nya kepada manusia melalui al-Quran :
"Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku". (Ta Ha [20]:14)
Pemakaian kata Allah secara linguistik mengindikasikan kesatuan. Umat Islam percaya bahwa Tuhan yang mereka sembah adalah sama dengan Tuhan umat Yahudi dan Nasrani, dalam hal ini adalah Tuhan Ibrahim. Namun, Islam menolak ajaran Trinitas dimana hal ini dianggap Politeisme.
Mengutip al-Qur'an, An-Nisa'[4]:71:
"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agama dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya al-Masih, Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan kalimat-Nya) yang disampaikannya kepada Maryam dan (dengan tiupan ) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Dan janganlah kamu mengatakan :"Tuhan itu tiga", berhentilah dari ucapan itu. Itu lebih baik bagi kamu. Sesungguhnya Allah Tuhan yang Maha Esa. Maha suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara".
Dalam Islam, visualisasi atau penggambaran Tuhan tidak dapat dibenarkan, hal ini dilarang karena dapat berujung pada pemberhalaan dan justru penghinaan, karena Tuhan tidak serupa dengan apapun (Asy-Syu'ara' [42]:11). Sebagai gantinya, Islam menggambarkan Tuhan dalam 99 nama/gelar/julukan Tuhan (asma'ul husna) yang menggambarkan sifat ketuhanan-Nya sebagaimana terdapat pada al-Qur'an.



http://id.wikipedia.org/wiki/Islam

Tuesday, April 20, 2010

Linked List


Linked list adalah kumpulan item yang disebut nodes, terdiri dari information field dan next address field. Information field berisi satu elemen dari list, sedangkan next address field berisi alamat dari node berikutnya. Field ini menggabungkan node-node dan disebut pointer.
Linked list diakses melalui pointer yang menunjuk ke node pertama dalam sebuah list. Node selanjutnya diakses melalui pointer yang terdapat di next address node sebelumnya. Next address di node terakhir berisi null yang menandakan akhir dari list.
Linked list dapat diimplementasikan dalam bahasa C dengan menggunakan beberapa fungsi, yaitu :
Fungsi getnode, untuk menyisipkan node dalam linked list
int getnode(void)
{
int p;
if(avail == -1){
printf(“overflow\n”);
exit(1);
}
p=avail;
avail=node[avail].next;
return(p);
}

Fungsi freenode, untuk menghapus node dalam linked list
void freenode(int p)
{
node[p].next = avail;
avail = p;
return;
}

Fungsi insafter, untuk menyisipkan node
void insafter(int p, int x)
{
int q;
if(p == -1){
printf(“void insertion\n”);
return;
}
q = getnode();
node[q].info = x;
node[q].next = node[p].next;
node[p].next = q;
return;
}


Fungsi delafter, untuk menghapus node di sembarang posisi
void delafter(int p, int *px)
{
int q;
if((p==-1)||(node[p].next==-1){
printf(“void deletion\n”);
return;
}
q = node[p].next;
*px = node[q].info;
node[p].next = node[q].next;
freenode(q);
return;
}

Linked list berbeda dengan array. Alokasi memori array bersifat statis, sedangkan alokasi memori linked list bersifat dinamis.
Terdapat juga perbedaan dalam pengaksesan. Untuk mengakses data ke-n dalam linked list dilakukan penyusuran data secara satu persatu, sedangkan dalam array, programmer dapat langsung mengakses data ke-n.




Dari perbedaan-perbedaan tersebut, maka diketahui bahwa keuntungan linked list adalah alokasi memorinya bersifat dinamis sehingga programmer tidak perlu mendefinisikan besar linked list. Sedangkan dalam array, kita perlu mendefinisikan besar array dahulu, karena memori array bersifat statis.

Linked list memiliki empat macam bentuk. Pertama, single linked list, yaitu list yang setiap node-nya memiliki field nilai dan field next yang berupa pointer ke node selanjutnya. Kedua, double linked list, yang selain field nilai dan field next, terdapat field prev yang berupa pointer ke node selanjutnya. Ketiga, circular linked list, dimana field next dari node terakhir menunjuk ke node pertama. Dan yang keempat , circular double linked list, adalah gabungan double linked list dan circular linked list.

Salah satu problem yang dapat diselesaikan dengan linked list Josephus Problem. Josephus problem dapat digambarkan dengan kumpulan prajurit yang sedang dikepung musuh. Hanya ada satu kuda untuk satu prajurit agar dapat lolos dan mencari bantuan. Untuk menentukan siapa yang lolos, mereka membentuk lingkaran. Mereka memasukkan salah satu nama dan angka n dalam sebuah topi.

Dimulai dari prajurit yang namanya diambil tadi, mereka berhitung searah jarum jam sampai angka n. Prajurit yang mendapat angka n keluar dari lingkaran, dan perhitungan dimulai lagi dari prajurit selanjutnya. Perhitungan ini tidak menghitung prajurit yang telah keluar lingkaran. Proses ini berlanjut sehingga setiap mencapai angka n, seorang prajurit keluar. Prajurit yang terakhir dapat mengambil kuda dan lolos mencari bantuan.

Dalam program, inputnya berupa angka n dan daftar nama prajurit urut searah jarum jam. Prajurit pertama menjadi awal perhitungan. Outputnya berupa daftar prajurit sesuai urutan keluarnya dan nama prajurit terakhir.

Sunday, April 18, 2010

Let's 'enlight' your openSUSE!!

"Enlightenment is not just a window manager for Linux/X11 and others, but also a whole suite of libraries to help you create beautiful user interfaces with much less work than doing it the old fashioned way and fighting with traditional toolkits, not to mention a traditional window manager. It covers uses from small mobile devices like phones all the way to powerful multi-core desktops (which are the primary development environment)."


While i'm reading a topic on Kaskus which talk about Enlightenment, that's the first time i knew 'her'. I'm trying to know much more about 'her'. About 'her' beauty, glamour, ability and the other thing.

I just fall in love with 'her' beauty for the firs time i saw 'her'. Then i'm looking at openSUSE site how to met 'her'. I did what openSUSE told for about a minute, then VOILA!!. She is right now on my side, YAHHA!!

This is the simplest way, add Repository Enlightenment to your repositori list by using this command via konsole :

sudo zypper ar "http://ftp5.gwdg.de/pub/opensuse/repositories/home:/dmitry_serpokryl:/Enlightenment-cvs-core-metapackage/openSUSE_11.2" Enlightenment
sudo zypper mr -r Enlightenment
sudo zypper ref -r Enlightenment
sudo zypper in E17 e_modules


just log in by using Enlightenment session, and she's will be yours :D