we are move to our new home
http://babibu.eamca.com
feel free to explore

Sunday, May 23, 2010

Unetbootin

Unetbootin (Universal Netboot Installer), sebuah aplikasi cross-platform untuk membuat Live USB dari berbagai macam varian Linux. Singkat kata, kita bisa membuat sebuah installer linux dengan media USB dengan bantuan dari aplikasi ini, sehingga kita tidak perlu repot-repot beli CD setiap kita akan meng-instal linux, enak to?

UnetBootin running on openSUSE 11.2 KDE 4.4.3

UnetBootin berjalan pada platform Windows maupun Linux. Tidak hanya sebuah Distribution Linux yang bisa kita buat versi Live USB nya, program utility semacam Parted Magic juga bisa kita buat menjadi sebuah Live USb. Untuk pembuatan sebuah Live USB, kita bisa menyediakan ISO nya maupun mendownloadnya langsung dari aplikasi ini.

Tidak terlalu sulit untuk membuat sebuah Live USB dengan menggunakan UnetBootin. Ada 3 menu utama, yaitu :
  • Distribution
Jika kita menginginkan  mendownload ISO terlebih dahulu, gunakan option ini. Pilih Distribution yang diinginkan, kemudian pilih version nya dari dropdown menu.
  • Diskimage
Pilih opsi ini jika kita sudah punya ISO nya. Klik tombol [...] dan arahkan ke lokasi dimana ISO berada. Pilihan ini yang sering dipake dan paling gampang.
  • Custom
Kalo kita mau build distribution kita sendiri, kita pake opsi ini. Arahkan lokasi Kernel dan Initrd nya dimana dia berada.

Terakhir, pilih jenis disk yang akan kita gunakan, USB Drive atau Hard Disk. Kemudian tentukan lokasi drive nya. Tekan OK dan sebuah Live USB siap digunakan. Jangan lupa ubah boot order nya dari BIOS untuk menggunakannya.

Beberapa catatan yang mungkin perlu diketahui. Pertama. Kita bisa pake media lain selain Flashdisk, semisal SD Card maupun MMC, asalkan device tersebut terdeteksi aplikasi ini.

Kedua. Kita tetap bisa menggunakan USB Disk kita seperti biasa. Gak ada pengaruhnya kalo kita isi file-file lain. Asalkan file-file yang dibutuhkan untuk Live USB ini tidak terganggu.

Ketiga. Space yang dibutuhkan untuk USB Disk nya minimal 1 Gb.

Keempat. ISO harus berupa sebuah live-installer, bukan alternate version apalagi DVD.

Thursday, May 20, 2010

Another Yel-Yel

Nyuwun sewu
Ada klompok 3 datang
yang lain minggir dulu
Karna kami mau lewat

Ayo.. Ayo..
Ayo kelompok 3
Ayo.. Ayo..
Klompok 3 juara

Bersatu kita teguh
Bercerai kita kawin lagi


Klompok 3!
Go 3 Go 3 Go!




M. Rian Arif Prakoso, Rizky Noor Ichwan, Satrio Gita Nugraha, Arya Cipta Graha Sinaga, M. Rizal Arifin, Teguh Jiwandana, Erfan Ahmadiyono, Nurul Kusumaningsih, Nurrahmi Fitri, Rahajeng Ellysa, Vika Fitratunnayi


SYS 2010
Purwodadi, 26-28 Maret 2010

Thursday, May 13, 2010

[Budal] Malang

11 Mei 2010; 20:50; Plasa Teknik Informatika lantai 1

Selesai dengan tugas Algortima dan Struktur Data bareng Sindung Anggar setelah "men-drop" 11 SKS, anak-anak pada rencana mau beli jagung buat acara besok bakar-bakar jagung, Makrab TC09. Sindung bareng Timotius Ichsan yang bertanggung jawab dalam pengadaan jagung itu ngajak beli jagung di pasar. Tanpa babibubabi ditambah Novan Rizky dan Husein Alhamid, pasar yang terletak di Jalan Menur Raya menjadi target lokasi pencarian jagung.

Berdasarkan hasil investigasi, di dapat satu biji jagung seharga Rp 1000,00 harga yang lumayan tinggi buat borong 200 biji. Pasar Pucang jadi target kedua pencarian jagung bakar. Lebih buruk dari sebelumnya, udah banyak pedagang yang tutup, tinggal yang jual buah.


Berdasarkan keterangan dari Novan, di Malang yang namanya jagung gampang di cari, dari pagi sampe malem pasti ada. Dan harganya lebih murah dari yang tadi.

...

"Budal.." satu kata yang keluar dari anak-anak.

Selesai ngracunin Novan buat setuju ke Malang karena shock, ber lima makan rawon pecel dulu di deket Pasar Pucang sambil nyusun strategi buat "kebodohan" kali ini.

10.59 mobil masuk tol ke arah Malang dari pintu tol Mayjen Sungkono.

00.35 perjalanan berlangsung aman, lancar, cepat dan terkendali, here is Malang.

Nomer Satu. Langsung ke Pasar Blimbing buat nyari jagung. Dari hasil interview dengan salah satu pedagang yang ada, ternyata biasanya jagung baru dateng sekitar jam 3 dengan harga rata-rata per biji Rp 400,00

Nomer Dua. Karena nunggu jam 3 kelamaan, Novan ngajak buat ngopi dulu di warkop, sebelumnya kita nyari toilet dulu buat kencing. Muter-muter nyari pom bensin, udah 3 pom bensin yang diketemukan dengan kondisi gelap dan sepi, udah tutup. Bingung nyari toilet kemana lagi, KFC jadi pilohan terakhir. Selesai numpang kencing di KFC, perjalanan di lanjutkan.

Nomer Tiga. Warkop Spesial Kopi yang terletak di Jalan Mt. Haryono no. 9-10 jadi saran Novan buat ngopi. Warung emperan ini terletak di pinggir jalan persis jadi gampang di cari.

Gak diraguin, bukan cuman kopi nya yang spesial; jeruk susu, roti bakar, pisang coklat bakar, mie goreng nya gak kalah spesial dengan harga yang ngirit di dompet, ├žok lezzetli. Santap!!

Nomer Empat. Rumah Novan jadi tujuan tempat peristirahatan sejenak sebelum memulai memborong jagung di Malang. 15 menit kemudian sampai di rumah Novan, every body in position. Sedikit pengingat akan kejadian yang cukup heboh dialami Sindung.


Nomer Lima. Misi utama. Rencana bangun jam 5 buat memulai pencarian, molor jadi jam 8 karena males bangun. Dengan bantuan dari Ibu nya Novan buat nyari jagung dan sarapan yang di sajikan nya, Pasar Gadang jadi target. Melewati hiruk pikuk Kota Malang di pagi hari yang rame kendaraan pribadi dan angkutan umum dan anak-anak SD berseragam merah-putih sampai nenek yang mau ke pasar, sampai juga di pasar. Bermodal malu bertanya sesat di jalan, di dapat juga yang jual jagung. 2 karung jagung berisikan sekitar 180 biji di dapat dengan harga rata-rata Rp 400,00 per biji dari hasil penghitungan. 09:00 waktu Malang, Misi utama terselesaikan.

Nomer Enam. MOG, Malang Olympic Garden yang menjadi tempat di selenggarakannya Inbox di SCTV selama seminggu ini menjadi target. Berhubung medan dari target bak lautan manusia, target di alihkan ke Warung Lesehan "Bambu Wulung" Bakso bakar & Es Pasundan yang terletak di Jalan Raya Sumbersekar dengan slogannya Terasa benar Baksonya & Halal. Satu porsi Bakso bakar seharga Rp 6.000,00 di tambah segelas es teh seharga Rp 1.500,00 tidak terlalu mengecewakan ditambah panorama yang disajikan langsung ke arah hamparan perkebunan dan gunung gak tau apaan di ujung perkebunan. Sebelumnya, ada masalah dengan radiator mobil yang cepat panas. Usut punya usut ternyata air radiator habis. Kita sempat nunggu agak lama biar mesin nya rada dingin sambil nyari warung buat beli aqua.


Nomer Tujuh. We're in UB!!. Universitas Brawijaya menjadi target berikut setelah selesai makan dan istirahat bentar. Gak ada tujuan yang pasti buat kali ini, cuman sekedar nongkrong, paling Sindung butuh koneksi internet buat ngurus poster. Alhasil kita nongkrong di salah satu gazebo deket parkiran di Jurusan Pertanian. Selain cuci mata dan menikmati hawa "malang", terdapat berita yang cukup menggemparkan, modul FP ASD sudah keluar.

11.00 waktu Malang, ekspedisi diakhiri.

Sekali lagi, masalah sebelumnya muncul sepanjang perjalanan kembali, radiator tidak berfungsi maksimal sehingga mesin menjadi panas. Sepanjang perjalanan kita berhenti 3 kali buat ngedinginin mesin dan cek air radiator. Sekitar jam 15.00 masuk ke pom bensin yang ada di tol buat check up radiator. Dari hasil check up di dapat radiator tersumbat sehingga sirkulasi gak maksimal.

Selesai dengan Rp 35.000,00 buat radiator, perjalanan di lanjutkan. 16.00 ngisi perut di Wapo.

Misi diakhiri di rumah Rio buat acara Makrab TC09. This is not a "story".

Tuesday, May 11, 2010

Mars SMA SEMESTA


MARS SEMESTA
Pencipta : Juli Isdiyanto


Bangun wahai tunas – tunas bangsa
Belajar dan berkarya
Ibu pertiwi harapkan bakti
Pantang ragu trus maju


Kibarkanlah panji – panji Semesta
Genggam harapan bangsa
Satukan cita tugas mulia
Tuk masa depan jaya


Bulatkanlah tekadmu
Kibarkanlah hasratmu
Getarkanlah namamu


Hancurkanlah penghalang
Robohkanlah rintangan
Jayalah Semesta

Wednesday, May 05, 2010

Culinary : Sup Kaki Kambing

Selasa, 4 Mei 2010; 19.00 WIB; IF103

Menyelesaikan presentasi Orkom (Organisasi Komputer) dengan materi Spesifikasi PC Untuk Gamer dengan bermodalkan tawaran Satrio Gita Nugraha buat makan Sup Kaki Kambing, STM Pembangunan jadi sasaran buat makan malam.

Ditambah Erico+Meta+Rahajeng Ellysa Anyeng+Fitri+Dewi+Kevin STM Pembangunan yang terletak di Jalan Darma Husada nomer sekian menjadi tujuan.

Perjalanan gak jauh karena lumayan deket dari kampus. Lokasi target tidak terlalu jauh dari STM Pembangunan, kurang lebih persis di depannya. Ada banyalk warung tenda disana, namun warung tenda ini mudah di cari karena cukup besar dan gak ada warung tenda serupa yang ada di sekitarnya.

Gak berselang lama Sup Kaki Kambing udah siap ditambah segelas es teh, first impression : kurang bumbu. Tapi bisa di rasa cukup, kalo kebanyakan juga kurang enak, walopun sedikit bumbu jauh lebih baik.

Anyway, gak terlalu mengecewakan untuk sebuah hidangan 1 1/2 piring nasi + semangkuk sup kaki kambing + segelas es teh senilai Rp 28.000,00 untuk mencicipi Sup Kaki Kambing ini sebagai menu makan malam dengan orang-orang yang telah dijelaskan sebelumnya.